Sudah melakukan parafrase tetapi skor plagiasi di Turnitin masih tinggi? Kondisi seperti ini cukup sering dialami mahasiswa ketika sedang menyelesaikan makalah, skripsi, tesis, jurnal, maupun karya ilmiah lainnya. Padahal, sebagian besar kalimat yang dianggap memiliki kemiripan sudah diubah. Lalu, mengapa sudah parafrase tapi plagiasi masih tinggi?
Perlu dipahami bahwa parafrase tidak selalu membuat skor Turnitin langsung turun secara signifikan. Turnitin bekerja dengan membandingkan teks dalam dokumen dengan berbagai sumber yang tersedia di database. Karena itu, meskipun struktur kalimat sudah diubah, masih ada bagian tertentu yang mungkin tetap terdeteksi memiliki kemiripan.
Jika Anda mengalami kondisi sudah parafrase tetapi plagiasi masih tinggi, jangan langsung melakukan parafrase ulang seluruh dokumen. Ada beberapa hal yang perlu diperiksa terlebih dahulu agar proses revisi lebih tepat sasaran.
Mengapa Sudah Parafrase tetapi Plagiasi Masih Tinggi?
Ada beberapa kemungkinan yang menyebabkan skor plagiasi tetap tinggi meskipun dokumen sudah diparafrase.
Salah satunya adalah perubahan kalimat yang belum cukup signifikan. Mengganti beberapa kata dengan sinonim memang dapat membuat kalimat terlihat berbeda, tetapi struktur, susunan informasi, dan pola kalimatnya masih terlalu mirip dengan sumber awal.
Contohnya, kalimat:
"Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan media sosial terhadap minat belajar mahasiswa."
Kemudian hanya diubah menjadi:
"Penelitian ini bertujuan mengetahui dampak penggunaan media sosial terhadap minat belajar mahasiswa."
Perubahannya memang ada, tetapi pola kalimat dan sebagian besar susunan katanya masih sama. Pada kondisi tertentu, kemiripan seperti ini tetap dapat terdeteksi oleh sistem pengecekan plagiasi.
Selain itu, terdapat bagian akademik tertentu yang memang sulit diubah secara berlebihan karena berhubungan dengan istilah, konsep, teori, nama variabel, maupun istilah teknis penelitian.
Oleh karena itu, parafrase untuk menurunkan plagiasi sebaiknya tidak hanya berfokus pada mengganti kata, tetapi juga memperhatikan struktur dan cara penyampaian informasi tanpa mengubah makna akademiknya.
1. Periksa Bagian yang Terkena Highlight Turnitin
Hal pertama yang perlu dilakukan ketika skor Turnitin masih tinggi setelah parafrase adalah melihat bagian mana yang sebenarnya menyebabkan tingginya persentase kemiripan.
Jangan hanya melihat angka persentasenya.
Misalnya, hasil pengecekan menunjukkan skor 35%. Angka tersebut belum cukup untuk menentukan bagian mana yang harus diperbaiki. Anda perlu melihat laporan similarity dan memperhatikan teks yang diberi highlight.
Dari sana, Anda dapat mengetahui:
- Kalimat mana yang memiliki kemiripan.
- Paragraf mana yang masih terlalu mirip dengan sumber.
- Sumber mana yang memiliki tingkat kemiripan.
- Apakah kemiripan berasal dari satu sumber atau banyak sumber.
- Apakah bagian yang terdeteksi merupakan kutipan, daftar pustaka, atau isi utama.
Hal ini penting karena menurunkan skor Turnitin bukan berarti harus mengubah seluruh isi dokumen. Bagian yang memang memiliki kemiripan dapat menjadi prioritas untuk diperiksa dan diperbaiki.
2. Jangan Hanya Mengganti Kata dengan Sinonim
Kesalahan yang cukup umum dalam melakukan parafrase adalah hanya mengganti kata tertentu dengan sinonim.
Teknik seperti ini terkadang menghasilkan kalimat yang masih memiliki struktur identik dengan sumber aslinya.
Parafrase yang lebih baik dapat dilakukan dengan mengubah susunan kalimat, mengatur ulang cara penyampaian gagasan, menggunakan struktur aktif atau pasif secara tepat, serta menyusun kembali informasi selama makna dan konteks akademiknya tetap terjaga.
Namun, perubahan juga harus tetap memperhatikan kaidah ilmiah.
Jangan sampai proses menurunkan plagiasi Turnitin justru mengubah maksud penelitian, definisi variabel, hasil penelitian, atau informasi penting lainnya.
3. Periksa Kutipan dan Referensi
Tidak semua teks yang muncul dalam laporan similarity berarti merupakan plagiasi dalam pengertian sederhana.
Dalam karya ilmiah, mahasiswa memang menggunakan teori, pendapat ahli, definisi, dan hasil penelitian terdahulu. Bagian tersebut harus disertai sitasi atau referensi yang sesuai.
Karena itu, ketika melihat laporan Turnitin, periksa apakah teks yang terdeteksi merupakan:
- Kutipan langsung.
- Kutipan tidak langsung.
- Definisi dari sumber tertentu.
- Nama teori.
- Nama peneliti.
- Judul penelitian.
- Istilah khusus.
- Daftar pustaka.
- Isi pembahasan yang memang terlalu mirip dengan sumber.
Penggunaan filter seperti exclude quotes atau exclude bibliography juga dapat memengaruhi hasil persentase. Namun, penggunaannya sebaiknya disesuaikan dengan aturan kampus atau dosen karena setiap institusi dapat memiliki ketentuan berbeda.
4. Periksa Pengaturan Filter pada Turnitin
Perbedaan hasil Turnitin juga dapat terjadi karena adanya perbedaan pengaturan filter.
Beberapa pengaturan yang umum ditemukan antara lain pengecualian kutipan, daftar pustaka, serta sumber yang memiliki jumlah kata kemiripan tertentu.
Sebagai contoh, suatu laporan dapat menunjukkan persentase tertentu ketika daftar pustaka tidak dikecualikan. Setelah filter bibliography diterapkan, persentasenya dapat berubah.
Hal yang sama dapat terjadi ketika menggunakan filter untuk mengecualikan kutipan atau sumber dengan jumlah kata tertentu.
Oleh sebab itu, jika Anda bertanya βkenapa sudah parafrase tapi plagiasi masih tinggi?β, jangan hanya membandingkan angka Turnitin. Pastikan juga pengaturan pengecekan yang digunakan relatif sama.
5. Perhatikan Kemiripan yang Berasal dari Banyak Sumber
Skor plagiasi tidak selalu tinggi karena satu paragraf memiliki kemiripan dengan satu sumber.
Terkadang sebuah dokumen memiliki banyak kemiripan kecil yang berasal dari berbagai sumber.
Misalnya:
- Sumber A memiliki kemiripan beberapa kalimat.
- Sumber B memiliki kemiripan beberapa kalimat.
- Sumber C memiliki kemiripan pada bagian pembahasan.
- Sumber D memiliki kemiripan pada bagian pendahuluan.
Jika seluruh kemiripan tersebut dijumlahkan, persentase similarity dapat menjadi cukup tinggi.
Dalam kondisi seperti ini, parafrase untuk menurunkan skor plagiasi perlu dilakukan secara selektif pada bagian-bagian yang memang terdeteksi memiliki kemiripan.
6. Jangan Mengubah Bagian Penelitian yang Tidak Seharusnya Diubah
Ketika melakukan parafrase, ada bagian tertentu yang perlu diperhatikan lebih hati-hati.
Contohnya pada skripsi atau tesis, bagian yang berkaitan dengan:
- Data penelitian.
- Angka hasil penelitian.
- Hasil pengolahan SPSS.
- Nilai signifikansi.
- Nilai R Square.
- Hasil uji validitas.
- Hasil uji reliabilitas.
- Hipotesis.
- Nama variabel.
- Rumus.
- Tabel penelitian.
Bagian tersebut tidak seharusnya diubah sembarangan hanya demi mengejar persentase tertentu.
Tujuan parafrase adalah membantu menyusun ulang penyampaian teks yang memiliki kemiripan, bukan mengubah fakta atau hasil penelitian.
7. Periksa Apakah File Pernah Masuk Repository
Hal lain yang terkadang membuat mahasiswa bingung adalah ketika dokumen yang sebelumnya memiliki skor rendah kemudian mendapatkan skor lebih tinggi saat diperiksa kembali.
Salah satu hal yang perlu diperhatikan adalah apakah file atau versi sebelumnya pernah masuk ke database atau repository pada sistem pengecekan.
Jika sebuah dokumen atau versi tertentu sudah tersimpan dalam database, versi berikutnya dapat memiliki kemiripan dengan dokumen tersebut.
Karena itu, sebelum melakukan pengecekan, penting untuk memahami bagaimana dokumen diproses dan pengaturan repository yang digunakan.
8. Jangan Mengejar Angka Turnitin Secara Berlebihan
Banyak mahasiswa memiliki target tertentu, misalnya ingin mendapatkan skor 10%, 15%, atau bahkan di bawah angka tertentu.
Namun, angka Turnitin bukan satu-satunya aspek yang menentukan kualitas karya ilmiah.
Dokumen tetap harus:
- Memiliki sumber yang jelas.
- Menggunakan sitasi dengan benar.
- Mempertahankan makna akademik.
- Menggunakan bahasa yang sesuai.
- Tidak mengubah data penelitian.
- Tidak menghilangkan referensi penting.
- Memiliki struktur tulisan yang baik.
Karena itu, apabila ingin menurunkan skor plagiasi, sebaiknya tentukan bagian yang perlu diperbaiki berdasarkan laporan similarity, bukan sekadar mengubah sebanyak mungkin kalimat.
9. Berapa Skor Turnitin yang Aman?
Pertanyaan mengenai berapa persen Turnitin yang aman cukup sering muncul dari mahasiswa.
Sebenarnya tidak ada satu angka universal yang berlaku untuk seluruh perguruan tinggi. Kebijakan mengenai similarity biasanya ditentukan oleh kampus, fakultas, dosen, jurnal, atau institusi yang bersangkutan.
Ada institusi yang menetapkan batas tertentu dan ada pula yang melakukan penilaian berdasarkan jenis dokumen serta sumber kemiripannya.
Karena itu, sebelum melakukan parafrase, sebaiknya cari tahu terlebih dahulu batas similarity yang berlaku di kampus atau tempat Anda mengirimkan karya ilmiah.
Dengan demikian, proses revisi dapat dilakukan berdasarkan kebutuhan yang sebenarnya.
10. Bagaimana Cara Menurunkan Plagiasi Setelah Parafrase?
Jika sudah parafrase tapi plagiasi masih tinggi, langkah yang dapat dilakukan adalah:
Pertama, lakukan pengecekan Turnitin dan lihat laporan similarity.
Kedua, identifikasi bagian yang memiliki kemiripan paling signifikan.
Ketiga, periksa sumber yang terhubung dengan bagian tersebut.
Keempat, tentukan apakah bagian tersebut perlu diparafrase, diberikan sitasi, atau memang merupakan bagian yang seharusnya dikecualikan melalui filter sesuai ketentuan.
Kelima, lakukan parafrase secara menyeluruh pada kalimat atau paragraf yang relevan, bukan sekadar mengganti beberapa kata.
Keenam, lakukan pengecekan kembali setelah revisi untuk mengetahui perubahan skor.
Dengan cara tersebut, proses revisi menjadi lebih terarah dan tidak perlu mengubah bagian dokumen yang sebenarnya sudah baik.
Sudah Parafrase tetapi Skor Turnitin Belum Turun?
Jika Anda sudah melakukan parafrase tetapi hasil pengecekan masih menunjukkan tingkat similarity yang tinggi, tidak perlu langsung panik.
Hal terpenting adalah mengetahui bagian mana yang masih terdeteksi memiliki kemiripan dan apa penyebabnya. Dengan memahami laporan Turnitin, proses revisi dapat dilakukan secara lebih efektif.
JokiLabs menyediakan layanan jasa parafrase dan pengecekan Turnitin untuk membantu mahasiswa memeriksa bagian yang masih memiliki kemiripan serta melakukan penyusunan ulang teks dengan tetap memperhatikan makna tulisan.
Layanan dapat digunakan untuk berbagai kebutuhan akademik seperti makalah, skripsi, tesis, jurnal, artikel ilmiah, dan dokumen akademik lainnya.
Jika Anda ingin melakukan pengecekan terlebih dahulu, Anda juga dapat menggunakan layanan cek Turnitin untuk mengetahui kondisi similarity sebelum menentukan bagian yang perlu diperbaiki.
Pesan Jasa Parafrase dan Cek Turnitin di JokiLabs
Tidak perlu bingung jika sudah parafrase tapi plagiasi masih tinggi. Pastikan terlebih dahulu bagian yang terdeteksi pada laporan Turnitin, kemudian lakukan revisi pada bagian yang memang membutuhkan perbaikan.
Untuk melakukan pemesanan layanan parafrase atau cek Turnitin, Anda dapat langsung mengunjungi website JokiLabs:
JokiLabs β Solusi Parafrase & Cek Turnitin
π Order langsung melalui website: jokilabs.com
π± Order atau konsultasi melalui WhatsApp: 082241842648
Jokilabs β bantu kamu memperbaiki dokumen dengan lebih terarah, praktis, dan tetap memperhatikan kualitas tulisan akademik.
Sebelum melakukan order, siapkan file yang ingin diperiksa serta informasi seperti skor similarity saat ini, target yang dibutuhkan, jumlah halaman, dan deadline pengerjaan agar admin dapat membantu memberikan informasi yang sesuai.
JokiLabs siap membantu kebutuhan parafrase dan pengecekan Turnitin Anda dengan proses yang lebih praktis dan terarah.